STIM Surakarta Selenggarakan Workshop Penulisan Buku Ajar untuk Penguatan Budaya Akademik

Surakarta — Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM) Surakarta hari ini, Senin, 9 Februari 2026 telah menyelenggarakan Workshop Penulisan Buku Ajar bertempat di Room Meeting YPI Al Mukmin sebagai bagian dari upaya penguatan budaya akademik dan peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

Kegiatan workshop diawali dengan sambutan Dr. Zahrodin Fanani, Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin Surakarta. Dalam sambutannya, Ketua STIM Surakarta menekankan pentingnya penulisan buku ajar sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Tridharma Perguruan Tinggi. Buku ajar tidak hanya berfungsi sebagai pedoman pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab akademik dosen dalam mengembangkan dan mendiseminasikan ilmu pengetahuan.
Ketua STIM Surakarta Tekankan Pentingnya Penulisan Buku Ajar sebagai Bagian Tridharma Perguruan Tinggi Lebih lanjut disampaikan bahwa penulisan buku ajar merupakan keniscayaan bagi setiap dosen.
Melalui buku ajar, dosen dapat mengintegrasikan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkesinambungan. Buku ajar yang disusun berdasarkan kajian ilmiah dan pengalaman akademik diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat eksistensi STIM Surakarta sebagai institusi pendidikan tinggi yang produktif dalam karya akademik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan ustadz Yahya Abdurrahman, Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Mukmin. Dalam arahannya, Ketua Yayasan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan produktivitas dosen dalam menghasilkan karya akademik, khususnya buku ajar. Menurutnya, keberlanjutan dan daya saing lembaga pendidikan tinggi sangat ditopang oleh kontribusi nyata sivitas akademika melalui karya-karya ilmiah yang bermutu.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi inti Workshop Penulisan Buku Ajar yang disampaikan oleh narasumber. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai konsep dasar, sistematika, serta teknik penulisan buku ajar yang sesuai dengan standar akademik dan kebutuhan kurikulum. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman serta berbagi pengalaman terkait penulisan buku ajar.

Melalui workshop ini, STIM Surakarta berharap para dosen terdorong untuk menyusun dan menerbitkan buku ajar karya mandiri yang dapat digunakan sebagai buku pokok dalam perkuliahan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat budaya menulis, serta mendukung pengembangan institusi secara berkelanjutan. (zainuddin)