STIM Surakarta Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi: Tingkatkan Kompetensi Dosen
- 12 November 2024
- Posted by: Admin IT
- Category: Informasi Kampus SEMINAR

Sukoharjo, 11-12 November 2024 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi akademik dosen serta memfasilitasi tercapainya publikasi ilmiah di jurnal bereputasi, Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta sukses menggelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi. Workshop ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 11-12 November 2024, bertempat di ruang pertemuan STIM Surakarta, diikuti oleh seluruh dosen dengan antusias dan semangat yang tinggi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kompetensi Dosen (PKD) di STIM Surakarta, dan menjadi langkah strategis menuju akreditasi institusi yang lebih baik di masa mendatang.

Pembukaan oleh Dr. Budi Harjo, M.Pd.:
Dorongan untuk Meningkatkan Publikasi Ilmiah
Workshop dibuka dengan sambutan dari Dr. Budi Harjo, M.Pd., yang menyampaikan harapannya agar para dosen mampu menghasilkan karya ilmiah yang dapat dipublikasikan, khususnya di jurnal bereputasi. Menurutnya, penting bagi dosen untuk tidak hanya menguasai bidang ilmu yang mereka ajarkan, tetapi juga menyumbangkan pengetahuan mereka dalam bentuk publikasi ilmiah. “Output yang kami harapkan dari workshop ini adalah para dosen dapat membuat karya ilmiah yang berkualitas, yang dapat meningkatkan reputasi akademik STIM Surakarta,” ujar Dr. Budi.

Beliau juga menjelaskan rangkaian kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen (PKD) selama workshop, yaitu pada 11-12 November 2024 difokuskan pada penulisan karya ilmiah dan publikasi, sementara pada 14-15 November kegiatan dilanjutkan dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau silabus berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Sambutan dari Ketua STIM Surakarta, Dr. Fanani, M.P.I. :
Komitmen pada Pendidikan Berbasis OBE dan Publikasi
Ketua STIM Surakarta, Dr. Fanani, juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya penerapan konsep OBE (Outcome-Based Education) dalam kurikulum. Menurutnya, pendekatan OBE adalah landasan utama dalam pembelajaran berbasis kompetensi yang dapat diukur dan dinilai. “Outcome-Based Education atau OBE ini merupakan konsep utama dalam PKDP dan kurikulum deep learning di STIM. Dengan pendekatan ini, setiap pertemuan pembelajaran akan menghasilkan nilai nyata yang diperoleh mahasiswa, memungkinkan penilaian otentik bagi tiap capaian kompetensi,” ujar Dr. Fanani.

Beliau menambahkan bahwa STIM Surakarta berkomitmen untuk mendukung seluruh dosen dalam mencapai publikasi ilmiah, termasuk dalam hal biaya publikasi. “Apabila terdapat biaya yang harus dikeluarkan untuk mempublikasikan karya di jurnal, STIM akan membiayainya. Harapan kami, dosen dapat terus termotivasi untuk menulis dan berbagi pengetahuan lewat jurnal ilmiah,” katanya.

Hari Pertama Workshop:
Materi Dasar Pra Penulisan dan Kelompok Diskusi
Workshop penulisan ini diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para dosen STIM Surakarta. Hari pertama kegiatan difokuskan pada materi dasar penulisan karya ilmiah. Kegiatan dimulai dengan sesi pembekalan dan pemberian materi oleh para narasumber utama yang berpengalaman dalam penulisan karya ilmiah. Untuk memperdalam pemahaman, para peserta dibagi menjadi empat kelompok, yang masing-masing didampingi oleh seorang narasumber yang memiliki keahlian dalam bidang terkait. Tujuan pembagian kelompok ini adalah agar setiap dosen mendapat kesempatan untuk memahami materi dengan lebih terfokus dan mendapatkan pendampingan yang intensif.

Hari kesatu, terdapat dua sesi. Sesi pertama yang dibimbing oleh empat narasumber dengan materi pembekalan pra penulisan dan sesi kedua pendalaman materi.
Narasumber Sesi 1 (13.00 – 14.30):
- Dr. Sudarmadi Putra, M.Ud
- Dr. M. Fajar Shodiq, M.Ag.
- Dr. Warsito, M.P.I.
- H. M. Ikhsanuddin, M.S.I.

Narasumber Sesi 2 (15.30 – 17.00) (Hari ke 1):
Pendalaman Materi oleh Dr. Rakhmad Agung Hidayatullah, M.M
Sesi sore hari diisi oleh Dr. Rakhmad Agung Hidayatullah, M.M., yang memberikan materi lanjutan untuk memperdalam pemahaman peserta tentang teknik penulisan yang efektif. Beliau juga memberikan panduan praktis tentang cara mengemas tulisan agar menarik bagi pembaca, terutama editor dan reviewer jurnal ilmiah.

Dr. Rakhmad juga memberikan tips tentang strategi mengidentifikasi jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian serta cara menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengiriman artikel. “Setiap tahapan dalam penulisan harus dilalui dengan cermat, mulai dari memilih jurnal yang tepat, memahami pedoman penulisan, hingga teknik menghadapi revisi yang diminta oleh reviewer,” jelas Dr. Rakhmad.

Hari Kedua: Praktek Penulisan Karya Ilmiah
Pada hari kedua, para peserta mulai mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari dengan menyusun draf artikel ilmiah mereka. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk bekerja dalam kelompok yang sama dan didampingi oleh fasilitator, sehingga mereka bisa langsung menerapkan metode penulisan yang telah dipelajari pada hari sebelumnya. Hari kedua ini difokuskan pada penulisan bagian-bagian penting dalam artikel ilmiah, seperti latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan metodologi.

Para dosen juga mendapat kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai topik penelitian masing-masing. Diskusi dilakukan secara terbuka sehingga semua peserta dapat memberikan masukan satu sama lain. Kegiatan ini berlangsung dengan sangat interaktif, karena setiap peserta didorong untuk menyampaikan ide dan gagasan yang ingin dituangkan dalam karya ilmiahnya.

Pada sesi akhir hari kedua, beberapa dosen dipilih untuk mempresentasikan hasil sementara dari draf artikel yang mereka buat. Hal ini menjadi sesi yang sangat bermanfaat karena setiap peserta dapat saling belajar dari pengalaman dan masukan yang diberikan oleh narasumber serta rekan-rekan sejawatnya.

Persiapan Workshop Menyusun RPS dan Silabus Berbasis OBE pada Tanggal 14-15 November 2024
Setelah menyelesaikan sesi penulisan karya ilmiah, kegiatan workshop ini akan dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan silabus berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada tanggal 14-15 November 2024. Penyusunan RPS berbasis OBE ini dimaksudkan agar proses pembelajaran di STIM Surakarta lebih terarah dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang terukur.

Menurut Dr. Fanani, OBE adalah sistem pembelajaran yang menekankan hasil akhir atau outcome yang ingin dicapai oleh mahasiswa. Dalam konteks RPS berbasis OBE, setiap pertemuan pembelajaran memiliki tujuan spesifik yang ingin dicapai, serta metode penilaian yang otentik untuk mengevaluasi capaian tersebut. “Melalui RPS berbasis OBE ini, dosen diharapkan dapat mengidentifikasi kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa setiap minggunya, sehingga proses pembelajaran bisa terarah dan terukur,” tutur Dr. Fanani.

Pentingnya Workshop dalam Rangka Peningkatan Akreditasi STIM Surakarta
Workshop ini juga merupakan langkah awal bagi STIM Surakarta dalam mempersiapkan proses akreditasi di masa mendatang. Dengan memiliki dosen-dosen yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan mengimplementasikan sistem pembelajaran berbasis OBE, STIM Surakarta berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan akreditasi kampus.

Kegiatan Workshop Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan tanggapan positif dari para peserta. Banyak dosen yang mengaku merasa terbantu dengan adanya pendampingan intensif dalam penulisan ilmiah. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan secara berkala agar dosen semakin terbiasa dalam membuat dan menerbitkan karya ilmiah.

Antusiasme dan Evaluasi Positif dari Peserta
Selama dua hari, kegiatan workshop ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para dosen. Beberapa peserta menyampaikan bahwa mereka sangat terbantu dalam memahami teknik penulisan ilmiah, yang sebelumnya dirasa cukup sulit. Dengan adanya kelompok diskusi dan bimbingan dari narasumber yang berpengalaman, para dosen merasa lebih siap untuk menyusun karya ilmiah yang bisa dipublikasikan di jurnal bereputasi.
STIM SURAKARTA!!! BISA!!!
BERITA: AZMI YUDIANTO