Optimalkan Persiapan Skripsi Melalui Seminar ICT STIM Surakarta

Sukoharjo, 23 Oktober 2024 – Dalam upaya menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di era globalisasi, STIM Surakarta menyelenggarakan seminar Information and Communication Technology (ICT) sebagai bagian dari program peningkatan kualitas akademik mahasiswa. Kegiatan ini dirancang khusus untuk mahasiswa semester tujuh yang tengah mempersiapkan penyusunan skripsi dan proposal penelitian. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Muhammad Zainuddin, M.Pd., seorang dosen di STIM Surakarta, sekaligus penyusun modul ICT yang menjadi panduan utama dalam seminar tersebut.

Seminar ini dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Oktober 2024, bertempat di Room Meeting YPIA, dan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh 93 mahasiswa semester 7 STIM Surakarta yang antusias mengikuti materi dan praktik yang disampaikan.
Seminar ICT merupakan salah satu program unggulan STIM Surakarta yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa tentang pentingnya teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan. Seminar ini juga merupakan bagian dari program SKL (Standar Kompetensi Lulusan) di STIM Surakarta. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti kegiatan Khitobah Mimbariyah (18-19 Oktober 2024), dan setelah seminar ICT ini, mereka akan melanjutkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai tahapan akhir dalam pemenuhan standar kompetensi.

Dalam sambutannya, Muhammad Zainuddin menegaskan bahwa penguasaan ICT sangat krusial dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas karya tulis ilmiah di perguruan tinggi.
“Teknologi informasi bukan sekadar alat bantu, tetapi sudah menjadi kebutuhan mendasar dalam pengelolaan informasi akademik. Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan digital dengan keterampilan yang mumpuni dalam mengelola referensi, menulis karya ilmiah, dan menjaga orisinalitas penelitian,” ujar Muhammad Zainuddin.

Latar Belakang Seminar ICT
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Dalam modul yang disusun oleh Muhammad Zainuddin, disebutkan bahwa ICT memiliki dua aspek utama, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi berkaitan dengan pengolahan dan manajemen data, sementara teknologi komunikasi mencakup transfer data antar perangkat.
Dalam konteks pendidikan tinggi, ICT berperan sebagai media pembelajaran yang fleksibel, efisien, dan efektif. Pemanfaatan teknologi memungkinkan mahasiswa untuk:
- Mengakses berbagai sumber referensi ilmiah secara digital.
- Menggunakan aplikasi pendukung seperti Zotero dan Grammarly.
- Meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah sesuai standar akademik.

Meski demikian, implementasi ICT di lingkungan perguruan tinggi masih menghadapi beberapa kendala. Banyak mahasiswa yang belum familiar dengan perangkat lunak manajemen referensi dan sering kali terjebak dalam praktik plagiasi yang tidak disengaja. Oleh karena itu, seminar ini hadir sebagai solusi praktis dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis yang dibutuhkan.
Tujuan dan Manfaat Seminar
Seminar ICT di STIM Surakarta bertujuan untuk:
- Meningkatkan Pemahaman Teknologi: Mahasiswa dibekali pengetahuan tentang peran teknologi dalam mendukung penelitian dan penulisan karya ilmiah.
- Penggunaan Aplikasi Pendukung: Fokus pada pemanfaatan perangkat lunak seperti:
- Zotero: Aplikasi manajemen referensi yang memudahkan mahasiswa dalam menyusun daftar pustaka dan sitasi.
- Grammarly: Aplikasi yang membantu meningkatkan kualitas tata bahasa dan menghindari kesalahan penulisan.
- Menekan Angka Plagiasi: Dengan memahami teknik penulisan ilmiah yang benar, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya tulis yang bebas plagiasi.
- Efisiensi Penulisan Skripsi: Mahasiswa mampu menyelesaikan tugas akhir dengan lebih sistematis dan terstruktur.

Muhammad Zainuddin juga menekankan pentingnya penguasaan aplikasi digital dalam proses penyusunan karya ilmiah:
“Salah satu kendala yang sering dihadapi mahasiswa adalah kesulitan dalam menyusun daftar pustaka secara rapi dan konsisten. Dengan menggunakan Zotero, mahasiswa bisa mengelola referensi secara otomatis, sehingga proses penulisan menjadi lebih efisien dan profesional,” ujarnya.
Isi Materi Seminar
Dalam modul ICT, Muhammad Zainuddin membagi materi seminar ke dalam beberapa bagian utama yang mencakup:
- Pengertian ICT
Mahasiswa diperkenalkan pada konsep dasar teknologi informasi dan komunikasi, termasuk sejarah perkembangan dan implementasi ICT dalam pendidikan. - Teknik Penulisan Karya Ilmiah
Materi ini membahas kaidah penulisan karya ilmiah, termasuk:- Struktur dan sistematika karya ilmiah.
- Teknik notasi ilmiah (footnote, bodynote, dan endnote).
- Penggunaan gaya sitasi seperti APA Style dan Harvard Style.
- Penggunaan Aplikasi Zotero
Zotero diperkenalkan sebagai solusi untuk manajemen referensi dan sitasi otomatis. Mahasiswa diajarkan cara menginstal, mengoperasikan, dan mengintegrasikan Zotero dengan perangkat lunak pengolah kata seperti Microsoft Word. - Penggunaan Grammarly
Mahasiswa dibimbing untuk menggunakan Grammarly sebagai alat untuk meningkatkan kualitas tata bahasa, mendeteksi kesalahan ejaan, dan menyusun kalimat secara efektif. - Teknik Menghindari Plagiasi
Plagiasi merupakan salah satu tantangan utama dalam penulisan karya ilmiah. Dalam materi ini, Muhammad Zainuddin menjelaskan teknik penulisan kutipan langsung dan tidak langsung, serta cara memeriksa keaslian tulisan menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiasi. - Pencetakan dan Penjilidan Skripsi
Selain aspek digital, mahasiswa juga diajarkan teknik pencetakan dan penjilidan skripsi yang sesuai dengan standar akademik STIM Surakarta.

Pentingnya ICT dalam Konteks Pendidikan
Muhammad Zainuddin menjelaskan bahwa teknologi informasi dan komunikasi memiliki dampak positif yang signifikan dalam dunia pendidikan, antara lain:
- Akses Informasi Luas: Teknologi memungkinkan mahasiswa untuk mengakses jurnal, buku, dan sumber referensi digital dari berbagai belahan dunia.
- Metode Pembelajaran Fleksibel: E-learning dan cyber teaching memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa secara virtual.
- Efisiensi Waktu dan Biaya: Pemanfaatan teknologi mengurangi penggunaan alat tulis kantor (ATK) dan biaya komunikasi.
Namun, Muhammad Zainuddin juga mengingatkan tentang potensi dampak negatif dari teknologi, seperti kecanduan media sosial, penggunaan internet yang tidak proporsional, dan risiko plagiasi. Oleh karena itu, seminar ini juga menekankan pentingnya etika digital dan pemanfaatan teknologi secara bijak.

Kesimpulan
Seminar ICT di STIM Surakarta merupakan langkah nyata dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan teknologi yang relevan dengan kebutuhan akademik dan profesional. Melalui pemanfaatan aplikasi seperti Zotero dan Grammarly, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas, bebas plagiasi, dan sesuai dengan standar akademik yang berlaku.
Seminar ini juga menjadi bagian dari tahapan program Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di STIM Surakarta, melengkapi kegiatan Khitobah Mimbariyah yang telah dilaksanakan sebelumnya. Setelah seminar ini, mahasiswa akan melanjutkan tahapan berikutnya, yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, STIM Surakarta terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang unggul dalam bidang keilmuan, profesional, dan berkarakter islami. Muhammad Zainuddin, M.Pd., sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa penguasaan ICT bukan hanya untuk kepentingan akademik, tetapi juga sebagai bekal dalam menghadapi tantangan global di era digital. (edo, editor: azmi yudianto)
“Dengan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi, mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan studi dengan baik, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa depan,” tutup Muhammad Zainuddin.