Wisuda Sarjana ke-VII STIM Surakarta: Mengukir Sejarah dan Menginspirasi Masa Depan
- 31 August 2024
- Posted by: Admin IT
- Category: WISUDA

Pada hari sabtu, tanggal 31 Agustus 2024, Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta menyelenggarakan acara wisuda ke-VII yang sangat dinanti-nantikan oleh mahasiswa, keluarga, dan seluruh civitas akademika. Acara ini bukan hanya sekadar momen penganugerahan gelar sarjana, tetapi juga menjadi penanda perjalanan panjang yang ditempuh oleh para mahasiswa, orang tua, dan dosen selama bertahun-tahun. Wisuda ini menjadi puncak dari usaha keras, dedikasi, dan pengorbanan yang dilakukan untuk mencapai prestasi akademik yang membanggakan.

Prosesi Awal yang Khidmat
Sejak pagi, para wisudawan mulai memasuki ruangan acara dengan tertib dan penuh rasa syukur. Mereka mengenakan toga, simbol kebanggaan dan pencapaian akademik, dan memasuki ruangan satu per satu. Para orang tua wisudawan yang turut hadir juga tampak penuh haru, menyaksikan anak-anak mereka mencapai salah satu titik penting dalam hidupnya. Acara wisuda ini menandai berakhirnya masa studi formal mereka di STIM Surakarta dan menjadi awal dari perjalanan mereka ke dunia profesional atau pendidikan lanjutan.


Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Amin, salah satu mahasiswa STIM Surakarta, yang memberikan suasana sakral dan penuh makna. Pembacaan Al-Qur’an ini seolah menjadi pengingat bagi semua yang hadir akan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam setiap langkah kehidupan, termasuk dalam pencapaian akademis.


Mengheningkan Cipta dan Lagu Kebangsaan
Setelah pembacaan Al-Qur’an, seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, sebuah momen yang menggugah rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme. Lagu ini menggema di seluruh ruangan, diikuti dengan Mars STIM Surakarta yang memompa semangat para wisudawan dan hadirin. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Ketua STIM Surakarta, Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud., sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berjasa bagi bangsa dan institusi pendidikan.

Pembukaan Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana
Dalam pidato pembukaannya, Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud. secara resmi membuka Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan VII. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan betapa istimewanya acara wisuda ini, bukan hanya karena menjadi momen penting bagi para wisudawan, tetapi juga karena ini adalah wisuda terakhir yang beliau pimpin sebagai Ketua STIM Surakarta. Di akhir bulan Agustus 2024, beliau akan mengakhiri masa jabatannya setelah empat tahun memimpin institusi ini menuju berbagai pencapaian.

Beliau juga menekankan bahwa STIM Surakarta telah berkembang pesat, terutama dalam hal kualitas dosen dan penelitian akademis. Pada tahun-tahun sebelumnya, STIM Surakarta mungkin belum memiliki banyak dosen dengan gelar doktor, tetapi kini institusi ini memiliki beberapa dosen bergelar doktor yang telah berpartisipasi dalam berbagai konferensi internasional. Beliau mengungkapkan rasa syukur bahwa tiga dosen STIM Surakarta, termasuk dirinya sendiri, berhasil meraih penghargaan untuk paper terbaik dalam konferensi di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) di Malaysia.

Laporan Pelaksanaan Wisuda oleh Wakil Ketua I
Setelah pembukaan sidang, acara dilanjutkan dengan pembacaan laporan pelaksanaan wisuda oleh Wakil Ketua I, Dr. Budi Harjo, M.Pd. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, baik dari kalangan pemerintah, civitas akademika, maupun orang tua wisudawan.

Di hadapan tamu undangan terhormat, termasuk perwakilan dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Muhammad Aziz Hakim, serta perwakilan dari Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. Rahmadi, M.Ag., Dr. Budi Harjo, M.Pd. menjelaskan secara rinci prestasi yang telah dicapai oleh para wisudawan.

Tahun ini, sebanyak 51 mahasiswa diwisuda, terdiri dari 10 wisudawan dan 41 wisudawati. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa prestasi yang sangat membanggakan. Sebanyak 30 orang di antara mereka adalah hafidz dan hafidzah Al-Qur’an, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan kedalaman spiritual para lulusan STIM Surakarta.


Pelantikan Lulusan dan Penghargaan untuk Wisudawan Terbaik
Momen paling ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu pelantikan resmi para lulusan oleh Ketua STIM Surakarta, Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud., didampingi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Ust. Anis Budiriyanto, Lc., M.Pd. Setiap wisudawan dipanggil ke panggung untuk menerima ijazah dan gelar sarjana pendidikan (S.Pd.), hasil dari bertahun-tahun belajar dan berjuang.


Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada wisudawan terbaik. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menempuh pendidikan di STIM Surakarta. Syifa Khoirunnisa, S.Pd., Hurriyah Husna, S.Pd., dan Triyana Dewi, S.Pd. menerima penghargaan atas prestasi akademik mereka yang luar biasa sebagai wisudawan terbaik.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dalam kategori hafidz/hafidzah Al-Qur’an, yang menjadi salah satu ciri khas dari STIM Surakarta sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren.


Janji Wisudawan dan Sambutan Ketua STIM Surakarta
Setelah penghargaan diberikan, acara dilanjutkan dengan pembacaan janji wisudawan, yang dipimpin oleh M. Miqdad, S.Pd. Janji ini merupakan bentuk komitmen para lulusan untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh dengan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi dalam dunia profesional maupun di masyarakat.


Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud., dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangganya terhadap para wisudawan dan wisudawati. Beliau menekankan bahwa STIM Surakarta telah berhasil melewati berbagai tantangan dan terus berkembang. Sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren, STIM Surakarta mengutamakan pembentukan karakter yang kuat, integritas, dan kemampuan akademik yang mumpuni. Beliau juga menyampaikan harapannya agar para wisudawan tidak berhenti di sini, tetapi melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral dan bahkan kembali ke STIM Surakarta untuk menjadi dosen dan turut mengembangkan institusi ini di masa depan.

Sambutan dari Pimpinan Yayasan Pendidikan Al-Mukmin
Drs. Farid Makruf, selaku pimpinan Yayasan Pendidikan Al-Mukmin, turut memberikan sambutannya. Beliau menyampaikan kebanggaannya terhadap prestasi para wisudawan, khususnya mereka yang berhasil menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, ini merupakan bukti nyata bahwa STIM Surakarta tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas mahasiswa. Beliau menghimbau agar para wisudawan terus melanjutkan pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi, agar bisa berkontribusi lebih besar bagi agama, bangsa, dan negara.

Orasi Ilmiah dari Kemenag RI
Orasi ilmiah pada acara wisuda kali ini disampaikan oleh Dr. Muhammad Aziz Hakim, perwakilan dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam orasinya, Dr. Aziz memberikan motivasi kepada para wisudawan agar tetap semangat dalam menghadapi tantangan kehidupan, termasuk mereka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan studi. Salah satu wisudawan diketahui menempuh 14 semester untuk meraih gelar sarjana, namun Dr. Aziz menegaskan bahwa setiap langkah dalam perjalanan pendidikan adalah bagian dari proses pembentukan diri dan sepatutnya dihargai.

Beliau juga memberikan dorongan kepada STIM Surakarta untuk terus meningkatkan level akreditasi lembaga dan mendorong dosen-dosennya untuk mengejar jabatan fungsional seperti asisten ahli, lektor, dan guru besar. Hal ini, menurutnya, adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di STIM Surakarta dan membawa institusi ini menuju akreditasi yang lebih baik.


Penutupan dan Doa
Setelah orasi ilmiah, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Drs. Taufiq Ustman, M.Si. Suasana penuh khidmat menyelimuti ruangan ketika seluruh hadirin memanjatkan doa, berharap agar para wisudawan diberi kesuksesan di masa depan, serta agar STIM Surakarta terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang lebih baik.

Acara wisuda angkatan VII ini kemudian secara resmi ditutup oleh Dr. H. Sudarmadi Putra, M.Ud., dengan membaca Alhamdulillahirabbil’alamin,